Forum Warga Banten


 
HomeHomeGalleryFAQSearchMemberlistRegisterLog in

Share | 
 

 Tokoh Banten

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
merak
FWB Officer
FWB Officer


Registration date : 2010-01-21

PostSubject: Tokoh Banten   Fri May 21, 2010 1:38 pm

Saling berbagi Informasi mengenai Tokoh-tokoh di Banten, mulai dari Pejabat, Artis atau Tokoh lainnya yang berasal dari Banten.

* Dilarang JUNK
* Dilarang berdiskusi atau ngobrol (sanksi delete)
* Thread hanya untuk share tokoh-tokoh dari Banten
* Isi tidak boleh OOT, Informasi yang dimasukkan harus benar-benar Tokoh dari Banten, diluar Banten (sanksi seperti point ke 2)
Back to top Go down
View user profile
merak
FWB Officer
FWB Officer


Registration date : 2010-01-21

PostSubject: Re: Tokoh Banten   Fri May 21, 2010 1:39 pm

Reserved
Back to top Go down
View user profile
merak
FWB Officer
FWB Officer


Registration date : 2010-01-21

PostSubject: PROFIL WAKIL GUBERNUR BANTEN   Fri May 21, 2010 1:42 pm


Drs. H. Mohammad Masduki, M.Si

Dilahirkan di daerah ”kenaiban”, Kecamatan Tangerang, pada tanggal 7
Juli 1944. Masduki, begitu biasa ia disapa adalah anak dari pasangan Hj,
Siti Aminah dan KH. Sya’ban Salim (Alm). Ibunya guru mengaji yang tekun
dan sabar. Ayahnya seorang Kyai di Tangerang dan pernah menjabat
sebagai Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Tangerang. Terlahir di
lingkungan keluarga dengan nuansa pendidikan keagamaan yang kuat,
Masduki kecil dikenal rajin beribadah dan tekun belajar. Sejak kecil
Masduki selalu dibimbing kedua orang tuanya untuk menjadi orang berguna
di kemuadian kelak. Bimbingan kedua orang tuanya memberikan kesadaran
akan pentingnya pendidikan bagi Masduki. Maka tak heran, jika kemudian
Masduki memberikan perhatian besar pada pendidikan.

Masduki kecil diasuh oleh Ayahnya yang tegas dan Ibunya yang lembut.
Ibunya menyirami banyak nasehat kebijakan. Ayahnya menempa dengan
kehidupan sederhana dan selalu mengedepankan persaudaraan melalui
jalinan tali silaturahmi. Siraman dan tempaan kedua orang tuanya selalu
melekat dalam kehidupannya. Tak heran, bila kemudian Masduki dikenal
sebagai seorang yang rajin menjalin silaturahim. Bahkan sejak dulu
hingga kini di kalangan tokoh masyarakat, para pejabat, dan aktivis
pemuda, dia dijuluki seorang (pejabat) yang selalu hadir memenuhi
”kondangan”dan ”ta’ziyah”. Kebiasaan ini sering ditanyai banyak orang,
ӕni kan memang sudah seharusnya, karena agama kita menganjurkan
demikian”, ujar Masduki.

Masduki kecil mulai memasuki Sekolah Dasar Negeri Tangerang pada 1956.
Pada 1960, dia melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN)
Tangerang, sementara sorenya mengikti pendidikan Madrasah Ibtidaiyah
Al-Husna Tangerang. Pada 1963, Masduki memasuki Sekolah Menengah Atas
Negeri (SMAN) Tangerang. Setelah menamatkan Sekolah Menengah Atas, dia
mengikuti Kursus Dinas Bagian C Bandung (KDC Pamong Praja) pada 1965 dan
tamat APDN pada 1968. Pada 1976 Masduki melanjutkan pendidikan ke
Insitut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta. Unntuk meningkatkan kualitas
dirinya, Masduki mengikuti pendidikan Perjenjangan: Sepadya di Bandung
pada 1989 dan Sespanas di Jakarta pada 1993. Pada 2004, Masduki menempuh
pendidikan S2 Pemerintahan di Universitas Langlang Buana Bandung.

Sejak menamatkan Kursus Dinas Bagian C Bandung (KDC Pamong Praja), suami
dari Hj. Dedeh Syahrawati ini menekuni karirnya di dunia birokrasi.
Diantara beberapa pengalaman yang dapat diuraikan disini adalah :

1. Staf Biro Pendidikan dan Latihan Departemen Dalam Negeri pada tahun
1965,
2. Kasub Bagian Perijinan Pemda Kabupaten Tangerang pada tahun 1966,
3. Camat Krojo Kabupaten Tangerang pada tahun 1969,
4. Camat Balaraja Kabupaten Tangerang pada tahun 1971,
5. Camat Batu Ceper Kabupaten Tangerang pada tahun 1972,
6. Camat Balaraja Kabupaten Tangerang pada tahun 1977,
7. Kepala Subdit Kesra Pemda Kabupaten Tangerang pada tahun 1978,
8. Kabag Perekonomian Pemda Kabupaten Tangerang pada tahun 1979,
9. Kepala Dipenda Pemda Kabupaten Tangerang pada Tahun 1984,
10. Asisten I Sekwilda Tingkat II Tangerang pada tahun 1988,
11. Walikota Kota Administrasi Depok pada tahun 1991,
12. Sekwilda Tingkat II Bogor pada tahun 1992 (eselon IIIa),
13. Sekwilda Tingkat II Bogor pada tahun 1994 (eselon IIIb),
14. Wakil Bupati Kepala Daerah Tingkat II Bogor pada tahun 1994,
15. Kepala Dipenda Provinsi Jawa Barat pada tahun 1997,
16. Asisten Kesejahteraan Sosial Provinsi Jawa Barat pada tahun 2000,
17. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat pada tahun 2004,

Selama meniti karir di dunia birokrasi, Masduki dikenal memiliki
prestasi gemilang dan sejumlah penghargaan. Di antara penghargaan yang
telah diterimanya adalah :

1. Piagam Penghargaan Pembangunan tahun 1973, dari Gubernur Kepala
Daerah Tingkat I Jawa Barat,
2. Lencana Dharma Bhakti Gerakan Pramuka tahun 1997 dari Ketua Kwartir
Nasional Pramuka,
3. Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan tahun 2000 dari Presiden
Republik Indonesia,
4. Piagam Penghargaan sebagai Pegawai Negeri Sipil 30 tahun di
lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2000 dari Gubernur Jawa
Barat,
5. Lencana Pasca Warsa VII gerakan Pramuka tahun 2002 dari Ketua Kwartir
Nasional Pramuka,
6. Lencana Melati Gerakan Pramuka tahun 2003 dari Ketua Kwartir Nasional
Pramuka,

Sikapnya yang tawadhu, mau bergaul dengan siapa saja, dari tukang sapu,
satpan, hingga pejabat tinggi membuatnya amat disegani dan dihormati. ”Jabatan
itu kan titipan yang akan diambil kembali, tidak akan selamanya kita
sandang, juga apakah kalau saya bergaul dengan satpam atau tukang sapu
akan menurunkan derajat jabatan saya?”,
ujar Masduki.
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: Tokoh Banten   

Back to top Go down
 

Tokoh Banten

View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Forum Warga Banten :: BALAI WARGA :: Pendopo Banten-