Forum Warga Banten


 
HomeHomeGalleryFAQSearchMemberlistRegisterLog in

Share | 
 

 Hasil Pilkada Tangsel Men'Down'kan Mental Keluarga Gubernur

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
Admin
Admin
Admin
avatar

Lokasi : Propinsi Banten
Registration date : 2009-01-03

PostSubject: Hasil Pilkada Tangsel Men'Down'kan Mental Keluarga Gubernur    Thu Nov 18, 2010 12:54 pm

Kemenangan tipis Airin Rahmi ( Adik Gubernur Banten Atut Chosiah ) atasnya rifalnya Arsid-Andre versi LSI adalah fakta yang harus menjadi koreksian semua pihak, mengapa pasangan ini hanya mendapat suara yang sangat minim padahal didukung 9 partai besar termasuk PKS. Ada yang bilang, suara pasangan ini 50% adalah suara PKS, seandainya PKS tidak mendukungnya dipastikan Airin KO telak oleh Arsid-Andre 'Stinky'. Rakyat Tangerang Selatan (Tangsel) sudah bosan dan jenuh dengan situasi dan keadaan Banten secara global karena Banten saat ini dianggap didominasi oleh keluarga gubernur disemua bidang ( Keadilan Tergadaikan ) itulah buah bibir masyarakat Banten.

Fakta sesungguhnya, pasangan Airin-Davnie mengalami kekalahan telak. Sama dengan pemilihan bupati Pandeglang yang baru saja diputus MK untuk pemilihan ulang, padahal sebelumnya pasangan Kurtubi-Heryani (Ibu Tiri Gubernur Banten ) ditetapkan oleh KPU Pandeglanng sebagai pemenang pemilu dengan suara beda tipis dengan rivalnya Nurlita-Apud. Bebrapa pengamat dan akademisi lokal Banten menilai hasil pilkada Tangsel dan putusan MK itu membuat mental keluarga Gubernur Banten ( Group Rawu ) semakin drop dan down. Hal ini disbebakan karena kekhwatiran akan pilkada Banten yang tinggal menghitung bulan.

Atut Chosiah yang dipastikan mencalonkan diri kembali dinilai para pengamat sosial sudah was-was dan mulai timbul kekhawatiran yang begitu tinggi. Apalagi membaca peta politik PKS hasil munas kemarin yang sudah pasti Partai Dakwah ini akan mengusung kadernya, belum lagi lawannya dari Tangerang, Wahidin Halim yang juga jauh-jauh hari sudah mempersiapkan matang-matang. Kabar burung memang muncul, Atut akan menggandeng Rano Karno sebagai wakilnya, dan bila itu terjadi memang harapan Atut untuk menang kembali cukup besar karena selain publik figur (artis) Rano Karno juga berasal dari Tangerang yang juga memiliki basis massa cukup besar didukung partai besar PDIP. Masalahnya apakah bintang Si Doel ini mau untuk digandeng sebagai wakil.

Jika Atut berpasangan dengan Rano Karno, lalu PKS misalkan mengusung Wahidin Halim + Kader PKS dari daerah Kulon (Serang,Cilegon,Pandegalng,Lebak) maka pertarungan akan seru. Sebaliknya bila pun PKS mengusung kadernya sebagai Banten I dan wakilnya dari PDIP dari artis misalnya Miing atau Rano Karno, pun persaingan akan seru. Wahidin memang masih kesulitan mencari kendaraan politik, Partai Demokratlah harapan besarWH untuk menjadi kendaraanya, karena PDIP, Golkar atau PKS sudah pasti tidak akan mengusunya, kecuali Wahidin berhasil melobi Bos Besar PKS, maka kemungkinan PKS bisa menjadi kendaraan politik. Sedangkan Atut sudah pasti Golkar sebagai kendaraan politiknya karena Ketua DPD Golkar Banten adalah suaminya sendiri.

Dari pasangan itu sesungguhnya oleh beberapa pengamat dinilai masih belum pas untuk memimpin Banten. Atut Chosiah dinilai sudah ke-3 kalinya karena yang pertama pun sesungguhnya dia sudah mengambil alih perannya sebelum almarhum Djoko Munandar masuk bui karena keterlibatanya dalam korupsi 14 milyar dana perumahan dewan. Hal yang paling menjadi sorotan untuk Atut adalah terlalu mendomiasinya keluarga Gubernur dalam semua bidang alias KKN-nya begitu disorot publik walau belum terbukti. Untuk Wahidin Halim (WH), memang segudang prestasi telah diraihnya dalam memimpin Kota Tangerang, namun ketokohan di Banten dia masih asing, banyak orang menilai WH terlalu sombong, dan selalu merasa dirinya bersih, merasa dirinya paling pintar, padahal pemimpin yang baik menurut Islam adalah pemimpin yang tidak merasa dirinya benar atau paling baik (tawadu). Rano Karno belum lama menjabat sebagai wakil bupati Tangerang, namun masayrakat Tangerang sendiri menilai Rano belum bisa bekerja, dinilai masih mengutamakan profesinya sebagai artis sampai kemudian DPRD Tangerang sendiri sempat memanggil Rano Karna untuk dipertanyakan tentang tugas-tugasnya yang dinilai banyak terbengkalai. Lalu siapa yang pantas memimpin Banten esok, mari kita tunggu keberanian partai-partai berbasis islam untuk memunculkan figurnya.

sumber
Back to top Go down
View user profile http://wargabanten.roomforum.com
 

Hasil Pilkada Tangsel Men'Down'kan Mental Keluarga Gubernur

View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Forum Warga Banten :: INFORMASI BANTEN :: Banten News :: Berita dan Politik-